Cover-album-1c-resizeKarakter vocal Rull Darwis yang folkie memang terdengar begitu kuat. Untuk yang pertama kali mendengar lagu-lagunya, mungkin tidak akan menyangka jika pemilik suaranya ada lelaki keturunan Minang.

Ada 7 track lagu yang kesemua liriknya berbahasa inggris dengan berbagai irama musik folk: ballad, country dan blues.

Track 1 berjudul A Pledge For Nation, sebuah lagu bertema nasionalisme dengan kemasan folk ballad  yang begitu kental, menjadi pembuka manis di album ini.

Track 2, Love Finds Me, ini adalah lagu cinta yang romantis ala Rull Darwis. “Itu liriknya teman saya yang bikin” begitu Rull bercerita singkat.

Pada lagu Lean On Me, yang ada di track 3, irama country yang kental mulai dihadirkan.

Me & My Self, track 4 ini menyita perhatian saya lebih. Lagunya mengingatkan saya pada pertunjukan opera broadway. Improvisasi yang dilakukan Rull Darwis seolah mengajak kita berimajinasi menikmati pertunjukan musik live, bukan mendengarkan hasil rekaman. Ieu mantap juragan!

Penyuka irama blues, tentu tidak akan kecewa dengan track 5 yang berjudul In The End Is Love. Di sini petikan gitar blues ala Eric Clapton nikmat terdengar.

No one truly knows my heart
No one truly knows my soul
They just know, I’am a buster
They just know, I’am a drunk
They just know, I’m a dreamer
They just know, I’m a liar

Lirik di atas adalah penggalan dari lagu No One yang ada di track 6. Rull sempat bercerita jika lagu ini adalah yang pertama kali ditulis dengan bahasa inggris, dan menjadi ungkapan isi hatinya.

Rull memilih irama country blues untuk mengemas liriknya ini, dan jadilah lagu yang sulit dilupakan. Berbeda dengan lagu-lagu sebelumnya, lagu ini sering disangkutkan pendengarnya pada gaya Bob Dylan.

Are You Okay? You Look Terrible, menjadi track pamungkas (7) yang sempurna pada album ini.  Irama folk pada lagu ini adalah yang paling up beat. Diwakili juga oleh penggalan liriknya:
All you have is just lil’ bit rock and roll

“rull&theundercover” adalah project album solo indie dari Rull Darwis dan Ribut Cahyono sebagai produser, yang dirilis pada awal tahun 2012, bertempat di Kopi Lamping, Bandung.

Rull Darwis sendiri adalah musisi yang dari tahun 1980an  konsisten berkarya di jalur musik folk country ballad.

Nama “rull&theundercover” itu sendiri berawal dari saran Boby Priambodo sebagai nama grup saat mereka waktu itu “ngamen” di salah satu cafe di bilangan Kemang Jakarta Selatan. Yang mana akhirnya dipakai sebagai judul album solo.

Dalam album ini, lirik lagu ditulis oleh Bagus Takwin, Kris Takarbessy, Sylvie Purnamsidi dan (alm.) Andy Darnadi. Dan dalam mengemas musiknya Rull dibantu teman-teman musisi lain, sebut saja Petrus Briyanto Adi, Boby Priambodo, Kris Takarbessy, Imada Hutagalung, Egi Fedly, Wiwik Lanang,  Aris Jatmiko, Luki Winara, Syamsul AS, Bianglala Voices dan Toto Anakibu. Juga ada Padang “mumu” Mursalin sbg penata rekam, Agus “bothax” Leonardi sbg penata suara.

Album ini direkam di studio P+ Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, studio rumahbonita Cinere dan proses mastering di studio Padang “mumu” Mursalin Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Singkat kata, album “rull&theundercover” ini merupakan sebuah album yang dari depan ke belakang sangat enak untuk dinikmati dan diputar berulang-ulang. Cocok untuk menemani saat-saat santai yang cerah ataupun suram, bertemankan minuman adiktif.

*windias